KONSEP DASAR PERPUSTAKAAN

1 perpustakaan

 

Pengertian Perpustakaan

  1. Secara Etimologi

Secara etimologis, perpustakaan berasal dari kata “ Pustaka,” yang berarti buku. Buku atau kitab adalah rangkaian tulisan berisi buah pikiran manusia yang sekaligus merupakan cermin budaya bangsa yang mengungkapkan rasa, cipta , dan karsa guna dibaca orang lain. Sementara perpustakaan mengandung arti kumpulan buku – buku yang disusun, ditata secara rapi, teratur menurut sistem tertentu, berdasarkan disiplin ilmu yaitu ilmu perpustakaan ( Koswara, 1998 : 1 ).

  1. Menurut Beberapa Ahli
  • Menurut Sulistyo-Basuki (1991:3)

Perpustakaan ialah sebuah ruangan, bagian sebuah gedung.ataupun gedung itu sendiri yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu untuk digunakan pembaca, bukan untuk dijual. Dalam pengertian buku dan terbitan lainnya termasuk di dalamnya semua bahan cetak,buku, majalah, laporan, pamflet, prosiding, manuskrip (naskah), lembaran musik, berbagai karya musik, berbagai karya media audiovisual seperti filem, slid ( slide), kaset, piringan hitam, bentuk mikro seperti mikrofilm, mikrofis, dan mikroburam ( microopaque ). Webster menyatakan bahwa perpustakaan merupakan kumpulan buku, manuskrip, dan bahan pustaka lainnya yang digunakan untuk keperluan studi `atau bacaan, kenyamanan, atau kesenangan.

  • Menurut Radom House

Dalam bukunya Dictionary of The English Language, Perpustakaan adalah suatu tempat, berupa sebuah ruangan atau gedung yangberisi buku dan bahan lain untuk bacaan, studi, ataupun rujukan. Menurut Ensiklopedia Britannica, bahwa sebuah perpustakaan adalah himpunan bahan – bahan tertulis atau tercetak yang diatur dan diorganisir untuk tujuan studi dan penelitian atau pembacaan umum atau kedua-duannya.

  • Menurut ny. kusuma sjahrial pamuntjak (1972:1)

menyatakan bahwa perpustakaan adalah kumpulan buku-buku yang tersedia dan dimaksudkan untuk dibaca.

  • Menurut Reitz

menyatakan bahwa perpustakaan adalah koleksi atau sekumpulan koleksi buku atau bahan lainnya yang diorganisasikan dan dipelihara unutk penggunaan/keperluan membaca, konsultasi, belajar, meneliti, yang dikelola oleh pustakawan dan staf terlatih lainnya dalam rangka menyediakan layanan untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

  • Menurut Ensiklopedi Nasional Indonesia (1990:112)

Pustaka adalah kumpulan buku yang tersimpan disuatu tempat tertentu milik suatu instansi tertentu

 

Fungsi Perpustakaan

  • Fungsi penyimpanan.artinya, perpustakaan bertugas menyimpan koleksi buku atau bahan pustaka yang diterimanya.
  • Frngsi penelitian. Artinya, perpustakaan bertugas menyediakan buku untuk keperluan penelitian. Penelitian ini mencakup arti luas karena dapat dimulai dari penelitian sederhana hingga penelitian yang rumit dan canggih. Untuk keperluan ini, perpustakaan bertugas menyediakan jasa yang membantu keberhasilan sebuah penelitian, misalnya menyediakan daftar buku mengenai suatu objek, menyusun daftar artikel majalah mengenai suatu masalah, membuat sari karangan artikel majalah maupun pustaka lainnya, dan menyajikan laporan penelitian dalam bidang yang berkaitan.
  • Fungsi informasi. Artinya, perpustakaan bertugas menyediakan informasi yang diperlukan pengguna baik atas layanan perpustakaan. Pemberian informasi ini dilakukan baik atas permintaan maupun tidak diminta. Hal terakhir ini dilakukan bila perpustakaan menganggap informasi yang tersedia sesuai dengan minat dan keperluan pengguna.
  • Fungsi pendidikan. Artinya, perpustakaan dalam arti umum merupakan tempat belajar public seumur hidup, terutama bagi mereka yang tidak ada lagi dibangku sekolah. Sebab, jika mengandalkan perpustakaan suatu instansi tertentu, tentu gunanya terbatas. Misalnya, perpustakaan sekolah hanya terbatas saat menjadi anggota komunitas sekolah tersebut. Atau perpustakaan khusus yang hanya memberikan layanan perpustakaan kepada pengguna terkait dengan cakupan keanggotaan yang terbatas oleh ketentuan perpustakaan tersebut.
  • Fungsi rekreasi, masyarakat dapat menikmati rekreasi kultural dengan membaca dan mengakses berbagai sumber informasi hiburan seperti : Novel, cerita rakyat, puisi, dan sebagainya.
  • Fungsi kultural.Artinya, perpustakaan menyimpan khazanah budaya bangsa atau masyarakat tempat perpustakaan berada dan juga meningkatkan nilai dan apresiasi budaya masyarakat sekitarnya melalui proses penyediaan bahan bacaan. Bacaan yang disediakan perpustakaan, terutama perpustakaan umum, dapat berupa bacaan serius maupun bacaan ringan. Bacaan serius artinya bacaan yang bertujuan menambah pengetahuan maupun membantu keperluan pembaca dalam pencarian informasi penting, dan sejenisnya. Sedangkan bacaan ringan adalah bacaan yang sifatnya menghibur atau bacaan rekreasi.

 

 

Manfaaat Perpustakaan Secara umum

  • Perpustakaan sebagai suatu unit kerja
  • Perpustakaan sebagai tempat pengumpul, penyimpan, dan pemelihara berbagai koleksi bahan pustaka
  • Bahan pustaka itu dikelola dan diatur secara sistematis dengan cara tertentu
  • Bahan pustaka digunakan oleh pengguna secara kontiniu
  • Perpustakaan sebagai sumber informasi

 

Macam-macam Perpustakaan         .

Menurut Tempat Terdapatnya

1. Perpustakaan Nasional

Hingga sekarang, belum ada kesepakatan bersama mengenai apa itu definisi

2. Perpustakan Provinsi

    • Menyimpan setiap pustaka yang diterbitkan di sebuah negara.
    • Mengumpulkan atau memilih bahan pustaka terbitan lain mengenai negara yang bersangkutan.
    • Menjadi pusat informasi negara yang bersangkutan.
    • Pusat antar pinjam perpustakaan di negara yang bersangkutan serta antara negara yang bersangkutan dengan negara lain.

Merupakan lembaga teknis daerah bidang perpustakaan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah provinsi yang mempunyi tugas pokok melaksanakan pengembanmgan perpustakaan di wilayah provinsi serta melaksanakan layananperpustakaan kepada masyarakat.

3. Perustakaan Kabupaten/kota

Lembaga teknis atau daerah bidang perpustakaan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah https://www.viagrapascherfr.com/viagra-generique-en-france/ Kabupaten/Kota, yang mempunyai tugas pokok melaksanakan pengembangan perpustakaan di wilayah Kabuypatren/Kota sertamelaksanakan layanan perpustakaan kepada masyarakat umum.

4. Perustakaan Umum Kecamatan

Merupakan perpustakaan yang berada di kecamatan sebagai cabang layanan Perpustakaan Kabupaten/Kota yang layanannya diperuntukkan bagi masyarakat di wilayah masing-masing.

5.  Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan

Merupakan perpustakaan yang berada di desa/kelurahan sebagai cabang layanan perpustakaan Kabupate/Kota yang layanannya diperuntukkan bagi masyarakat di desa/kelurahan masing-masing.

6.  Perpustakaan Lembaga Pendidikan

Merupakan perpustakaan yang berada di lingkungan lembaga pendidikan, seperti perpustakaan di SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

7.  PerpustakaanLembaga Keagamaan

Merupakan perpustakaan yang berada di lingkungan lembaga keagamaan, seperti perpustakaan di mesjid. Gereja, dan lain-lainnya.

8. Perpustakaan Keliling

Merupakan perpustakaan yang berfungsi sebagai perpustakaan umum yang melayani masyarakat yang tidak terjangkau oleh pelayanan perpustakaan umum, dengan mengunjungi pusat pemukiman masyarakat, merupakan peningkatan dan perluasan pelayanan perpustakaan Wilayah/Perpustakaan Umum Tingkat II.

 

Menurut Jenis Koleksi

  • Perpustakaan Digital

Perpustakaan digital adalah perpustakaan dimana seluruh koleksinya sudah berbentuk digital. sementara menurut Digital Library Federation di Amerika Serikat memberikan definisi perpustakaan digital sebagai organisasi-organisasi yang menyediakan sumber-sumber, termasuk staff dengan keahlian khusus, untuk menyeleksi, menyusun, menginterpretasi, memberikan akses intelektual, mendistribusikan, melestarikan, dan menjamin keberadaan koleksi karya-karya digital sepanjang waktu sehingga koleksi tersebut dapat digunakan oleh komunitas masyarakat tertentu atau masyarakat terpilih, secara ekonomis dan mudah.

Berdasarkan International Conference of Digital Library 2004,konsep Perpustakaan digital adalah sebagai perpustakaan elektronik yang informasinya didapat, disimpan, dan diperoleh kembali melalui format digital. Perpustakaan digital merupakan kelompok workstations yang saling berkaitan dan terhubung dengan jaringan (networks) berkecepatan tinggi. Perpustakaan digital ini banyak dikembangkan oleh perpustakaan-perpustakaan Universitas di Amerika Serikat.

 

  • Perpustakaan Hibrida

Perpustakaan hibrida adalah perpustakaan dimana koleksinya terdiri dari koleksi cetak dan juga koleksi elektronik.Sementara teknologi yang digunakan sebagai pendukung dalam aktivitas perpustakaan seperti temu kembali informasi.Proyek perpustakaan hibrida ini terutama banyak dikembangkan oleh perpustakaan-perpustakaan universitas di Inggris.Perbedaan yang mendasar antara perpustakaan digital dan perpustakaan hibrida adalah tentunya jenis koleksinya, dimana perpustakaan digital seluruh koleksinya berbentuk digital sementara koleksi untuk perpustakaan hibrida ada 2 jenis yaitu cetak dan elektronik.Selain itu, perpustakaan digital tidak memerlukan sebuah bangunan (gedung) untuk koleksinya, karena user hanya tidak mengakses saja lewat internet, sementara perpustakaan hibrida masih memerlukan sebuah gedung untuk menempatkan koleksinya.Tentunya perpustakaan hibrida ini membutuhkan pustakawan atau ahli informasi untuk membantu para penggunanya sementara perpustakaan digital tidak membutuhkan pustakawan karena memang sifatnya yang seperti itu.

 

  • Perpustakaan Khusus. Perpustakaan khusus adalah salah satu jenis perpustakaan yang dibentuk oleh lembaga (pemerintah/swasta) atau perusahaan atau asosiasi yang menangani atau mempunyai misi bidang tertentu dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan pustaka/informasi di lingkungannya dalam rangka mendukung pengembangan dan peningkatan lembaga maupun kemampuan sumber daya manusia.
  • Perpustakaan Umum
    Perpustakaan umum merupakan perpustakaan yang bertugas mengumpulkan, menyimpan, mengatur dan menyajikan bahan pustakanya untuk masyarakat umum. Perpustakaan umum diselenggarakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa memandang latar belakang pendidikan, agama, adat istiadat, umur, jenis dan lain sebagainya, maka koleksi perpustakaan Umum pun terdiri dari beraneka ragam bidang dan pokok masalah sesuai dengan kebutuhan informasi dari pemakainya.
  • Perpustakaan Pribadi. Merupakan perpustakaan yang diperuntukkan untuk koleksi pribadi dan digunakan dalam ruang lingkup yang kecil, seperti perpustaan keluatrga.

 

 

Kesimpulan

Perpustakaan adalah suatu unit kerja yang berupa tempat menyimpan koleksi bahan pustaka yang diatur secara sistematis dan dapat digunakan oleh pemakainya sebagai sumber informasi.Ada dua unsur utama dalam perpustakaan, yaitu buku dan ruangan.Namun, di zaman sekarang, koleksi sebuah perpustakaan tidak hanya terbatas berupa buku-buku, tetapi bisa berupa film, slide, atau lainnya, yang dapat diterima di perpustakaan sebagai sumber informasi.Kemudian semua sumber informasi itu diorganisir, disusun teratur, sehingga ketika kita membutuhkan suatu informasi, kita dengan mudah dapat menemukannya.

Pustaka memiliki beberapa fungsi yaitu Fungsi penyimpanan, penelitian, informasi, pendidikan, rekreasi, dan cultural, dimana semua fungsi tersebut sama-sama bertujuan membantu pembaca untuk mengetahui lebih banyak tentang ilmu yang ingin diketahuinya.

Pada dasarnya, perpustakaan terbagi atas 2 yaitu : perpustakaan menurut tempat terdapatnya dan menurut jenis koleksi. masing-masing perpustakaan memiliki fungsi dan tujuannya tersendiri.

 

 

 

 

 

 

 

 

2 thoughts on “KONSEP DASAR PERPUSTAKAAN”

  1. wiwi nofiarida _1200403_ktp.fip.unp (ks: 76525)
    sedikt pemamban materi mengenai konsep dasar perpustakaan
    A.Pengertian Pustaka
    Dalam bahasa indonesia,istilah“perpustakaan” dibentuk dari dasar“pustaka” dengan ditambah awalan“per” da akhiran “an”.Perpustakaan Dalam bahasa asing ada beberapa istilah antara lain :
    - Library (Bahasa Inggris)
    - Bibliotheek (Bahasa Belanda)
    - Bibliothek (Bahasa Belanda)
    - Biblioteca ( Bahasa Italia)
    Semua istilah ini mempunyai kata dasar yang berarti “buku”.”pustaka dalam bahasa Saskerta “ liber dari bahasa Latin dan biblio dari bahasa latin yang semuanya berarti buku
    Beberapa Pengertian Menurut Para Ahli
    1. Hornby ,A.S (1968:562)
    Library: room or building for a colection of books kept there for reading :the books in such a room or building”. Pengertian diatas dapat diartikan sebagai berikut: Perpustakaan : ruangan atau gedung untuk suatu koleksibuku yang disimpan disitu untuk bacaan; buku didalam ruangan atau gedung.
    2. Encyclopaedia Britanica (1968:1031)
    A Library ( from Lat. Liber, “book”) is a collection of written,printed or other graphic material incliding film, slide, phonograph record and tapes)organized for use.” Pengertian diata dapat diartikan:suatu perpustakaan( dari bahasa Latin liber., “buku”) adalah suatu himpunan bahan -bahan tertulis, tercetak ataupun grafis lain ya (termaksud film,slide,rekaman rekaman fonographi dan tape –tape yang dapat digunakan bagi yang membutuhkan
    3. Wirawan (1984)
    Perpustakaan : Koleksi bahan pustaka yang disusun secara sistematis dengan tujuan untuk pengawasan ,Pendidikan ,penelitian ,management,rekreasi dan sebagainya
    4. M.Sabirin Nasution
    Perpustakaan adalh suatu unit yang bertugas mengumpulkan,menyimpan,memelihara,mengelola pemanfaatan pustaka dengan mempergunakan sistem tertentu untuk tujuan bacaan ataupun penelitian

    5. (Mallinger, 2003)
    Suatu institusi yang di dalamnya tercakup unsur koleksi (informasi), pengolahan , penyimpanan dan pemakai. Pengertian perpustakaan saat ini bukan lagi sebuah gedung atau objek keepers melainkan sebuah sumber
    6. (Surat Keputusan Menpan No. 18 Th.1988)Suatu unit kerja yang sekurang-kurangnya mempunyai koleksi 1.000 judul bahan pustaka atau 2.500 eksemplar dan dibentuk dengan keputusan pejabat yang berwenang
    Kata-kata yang berhubungan dengan perpustakaan
    1) Pustaka atau buku atau kitab, yaitu kumpulan atau bahan berisi hasil tulisan atau cetakan, dijilid menjadi satu agar mudah dibaca dan sedikitnya berjumlah 48 halaman. Dari kata pustaka terbentuk kata turunan antara lain perpustakaan, pustakawan, kepustakaan, ilmu perpustakaan dan kepustakawanan
    2) Perpustakaan, secara umum yaitu kumpulan buku atau bangunan fisik tempat buku dikumpulkan, disusun menurut sistem tertentu untuk kepentingan pemakai
    3) Pustakawan, yaitu orang yang bekerja di perpustakaan atau lembaga sejenisnya dan memiliki pendidikan perpustakaan secara formal (di Indonesia kriteria pendidikan minimal D2 dalam bidang ilmu perpustakaan, dokumentasi dan informasi)
    4) Kepustakaan, yaitu bahan bacaan cetak maupun rekam yang digunakan untuk menyusun karangan makalah, artikel, laporan ilmiah dan sejenisnya
    5) Ilmu Perpustakaan, yaitu ilmu yang mengkaji hal- hal yang berkaitan dengan perpustakaan sedang cakupannya meliputi hal- hal sebagai berikut :
    a) Perpustakaan sebagai suatu institusi mencakup, organisasi perpustakaan, perkembangannnya, peranannya dalam masyarakat dan sumbangan perpustakaan pada umat manusia
    b) Organisasi koleksi perpustakaan, cara mengolah, menyimpan dan sistem temu kembalinya/informasinya
    c) Pengawetan/pelestarian koleksi perpustakaan
    d) Penyebaran informasi dan jasa perpustakaan lain untuk kepentingan masyarakat
    e) Hal-hal yang berkenaan dengan jasa perpustakaan, seperti berbagai layanan perpustakaan bagi pemakai/anggota
    6) Kepustakawanan, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan pustakawan, seperti profesi kepustakawanan dan penerapan ilmu misalnya dalam hal pengadaan koleksi, pengolahan, pendayagunaan, dan penyebaran informasi kepada pemakai.
    B. Fungsi Perpustakaan
    1) Penyimpanan,
    Perpustakaan bertugas menyimpan koleksi (informasi) yang diterimanya. Tidak semua bahan pustaka/koleksi yang mengandung informasi harganya dapat terjangkau oleh masyarakat atau orang yang membutuhkan. Salah satu cara yang ditempuh untuk mengatasi keterbatasan pembelian koleksi yaitu dengan mengeluarkan peraturan pemerintah yang disebut Undang Undang Deposit. Di Indonesia ada UU no 4. Tahun 1990 tentang Wajib Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Mekanismenya diatur dalam pelaksanaan UU no 4 oleh peraturan pemerintah no 70 tahun 1991. Isi undang-undang ini antara lain mewajibkan setiap penerbit, pencetak dan produsen mengirimkan contoh terbitan baik cetak maupun terekam kepada Perpustakaan Nasional dan atau perpustakaan lain yang ditunjuk.
    2) Pendidikan
    Perpustakaan merupakan tempat belajar seumur hidup, lebih –lebih bagi mereka yang sudah bekerja atau telah meninggalkan bangku sekolah ataupun putus sekolah. Perpustakaan selalu dikaitkan dengan buku, sedangkan buku selalu dikaitkan dengan kegiatan belajar, karena itu perpustakaan selalu berhubungan dengan kegiatan belajar yang merupakan sarana pendidikan berkesinambungan seumur hidup
    3) Penelitian
    Perpustakaan berfungsi menyediakan bebagai macam koleksi (informasi)untuk keperluan penelitian yang dilakukan oleh pemakai.

    4) Informasi
    Perpustakaan menyediakan informasi bagi pemakai yang disesuaikan dengan jenis perpustakaan. Informasi juga disediakan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pemakainya. Jawaban-jawaban tersebut, antara lain disediakan melalui bahan referensi/rujukan. Apabila perpustakaan dipandang sebagai sumber informasi, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, yaitu sebagai berikut.
    a) Menghimpun berbagai macam sumber informasi.
    b) Mengolah bermacam-macam sumber informasi berdasarkan sistem tertentu.
    c) Menyebarluaskan bermacam-macam sumber informasi kepada pemakai perpustakaan.
    d) Dalam hal tertentu, berfungsi sebagai tempat lahirnya informasi.
    e) Melestarikan berbagai macam sumber informasi.
    f) Memberikan informasi bagi masyarakat sekarang dan masyarakat yang akan datang.
    5) Rekreasi kultural
    Perpustakaan berfungsi sebagai penyimpan khasanah budaya bangsa sehingga perpustakaan berperan meningkatkan apresiasi budaya dari masyarakat sekitar melalui penyediaan bahan bacaan, fungsi ini dapat dilakuklan dengan cara mengadakan pameran ceramah, pertunjukan kesenian dan penyediaan bahan bacaan yang dapat menghibur bagi pemakai tetapi sekaligus mempunyai nilai yang lain seperti pendidikan dan seni
    C. Jenis Perpustakaan
    Jenis perpustakaan timbul karena adanya berbagai masyarakat yang mempunyai tujuan, sejarah, latar belakang, anggota, organisasi dan kegiatan yang berlainan. Faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya jenis perpustakaan antara lain :
    1) Munculnya berbagai jenis media informasi, seperti media tercetak (buku, majalah, laporan, surat kabar) dan media grafis/elektronik, seperti film, foto, microfilm dan video. Dengan adanya berbagai macam media ini menimbulkan berbagai persepsi bagi pustakawan yang mengakibatkan timbulnya berbagai jenis perpustakaan
    2) Adanya keperluan informasi yang dibutuhkan berbagai jenis/kelompok pembaca, misalnya anak dibawah lima tahun, pelajar , mahasiswa, ibu rumah tangga, remaja putus sekolah dan sejenisnya. Kebutuhan bahan bacaan merekapun berbeda sehingga tumbuhlah perpustakaan yang mengkhususkan diri untuk kelompok pembaca tertentu
    3) Adanya berbagai spesialisasi subjek termasuk ruang lingkup subjek serta perincian subjek yang bersangkutan. Pembaca mempunyai minat serta keperluan informasi yang berbeda derajad kedalamannya walaupun subjeknya sama. Kebutuhan informasi mengenai suatu subjek yang berbeda-beda intensitas intelektualnya maka akan tumbuh berbagai jenis perpustakaan dengan koleksi yang sesuai dengan keperluyan dan tingkat intelektualitas pembaca.
    4) Adanya ledakan informasi dengan pertumbuhan literatur yang cepat dan sangat banyak sehingga tidak memungkinkan sebuah perpustakaan memiliki semua terbitan yang ada. Di samping itu, pertumbuhan subjek ilmu pengetahuan yang artinya bahwa sering terjadi fusi berbagai subjek menjadi satu atau sebaliknya suatu subjek memunculkan subjek lain sehingga muncul berbagai perpustakaan yang mengkhususkan diri pada subjek tertentu.
    Selain berbagai faktor tersebut, ada juga beberapa aspek yang mempengaruhi munculnya berbagai jenis perpustakaan, misalnya
    1. Tugas dan fungsi perpustakaan
    2. Pemakai atau pengguna perpustakaan
    3. Koleksi perpustakaan
    Jenis perpustakaan yang muncul dari berbagai aspek dan faktor tersebut adalah sebagai berikut :
    1. Perpustakaan Nasional
    Fungsi utamanya adalah menyimpan semua bahan pustaka tercetak dan terekam yang diterbitkan di suatu negara. Perpustakaan Nasional merupakan perpustakaan utama dan paling komprehensif yang melayani keperluan informasi dari penduduk suatu negara. Di Indonesia, Perpustakaan Nasional RI diresmikan tahun 1989 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor. 11 tahun 1989. Sesuai Keppres ini Perpustakaan Nasional RI mempunyai tugas pokok membantu Presiden dalam menyelenggarakan peengembangan pembinaan perpustakaan dalam rangka pelestarian bahan pustaka sebagai hasil budaya dan pelayanan informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan. Perpustakaan RI merupakan lembaga Pemerintah Nondepartemen yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
    Fungsi Perpustakaan Nasional adalah :
    a. Membantu presiden dalam merumuskan kebijaksanaan mengenai pengembangan, pembinaan dan pendayagunaan perpustakaan
    b. Melaksanakan pengembangan tenaga perpustakaan dan kerjasama antara badan/lembaga termasuk perpustakaan di dalam maupun di luar negrei
    c. Melaksanakan pembinaan atas semua jenis perpustakaan di instansi/lembaga Pemerintah ataupun swasta yang ada di pusat dan di daerah
    d. Melaksanakan pengumpulan, penyimpanan, dan pengelolaan bahan pustaka terbitan dalam dan luar negeri
    e. Melaksanakan jasa perpustakaan, perawatan dan pelestarian bahan pustaka
    f. Melaksanakan penyusunan naskah bibliografi nasional dan katalog induk nasional
    g. Melaksanakan penyusunan bahan rujukan berupa indeks, bibliografi subjek, abstrak dan penyusunan perangkat lunak bibliografi
    h. Melaksanakan jasa koleksi rujukan dan naskah
    i. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Presiden
    2. Perpustakaan Umum
    Perpustakaan Umum mempunyai tugas melayani semua anggota lapisan masyarakat yang memerlukan jasa perpustrakaan dan informasi. Ciri-ciri perpustakaan umum adalah terbuka untuk umum, dibiayai oleh dana umum, dan jasa yang diberikan pada hakikatnya bersifat cuma-cuma
    Perpustakaan umum mempunyai 4 tujuan utama, yaitu :
    a. Memberikan kesempatan bagi umum untuk membaca bahan pustaka sehingga dapat membantu meningkatkan mereka ke arah kehidupan yang lebih baik
    b. Menyediakan sumber informasi yang cepat, tepat, murah bagi masyarakat, terutama informasi mengenai topik yang berguna dan sedang hangat dibicarakan dalam kalangan masyarakat (informasi mutakhir)
    c. Membantu warga untuk mengembangkan kemampuan yang dimilikinya sehingga yang bersangkutan akan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya dengan menyediakan bahan pustaka yang sesuai .
    d. Bertindak sebagai agen kultural, artinya perpustakaan umum merupakan pusat utama kehidupan budaya bagi masyarakat sekitarnya. Perpustakaan umum bertugas menumbuhkan apresiasi budaya masyarakat sekitarnya dengan cara menyelenggarakan pameran budaya, ceramah, pemutaran film dan penyediaan informasi yang dapat meningkatkan keikutsertaan, kegemaran dan apresiasi masyarakat terhadap segala bentuk seni budaya.
    Menurut Blasius (2002) misi perpustakaan umum adalah :
    a. Menciptakan dan menguatkan kebiasaan membaca sejak dini
    b. Mendukung pelaksanaan pendidikan formal dan perorangan yang belajar mandiri
    c. Memberikan peluang bagi pengembangan kreativitas
    d. Merangsang imajinasi dan kreativitas kaum muda
    e. Mempromosikan warisan budaya, penemuan ilmiah dan inovasi
    f. Menyediakan akses pada ekspresi budaya
    g. Membina dialog antar budaya dan mendukung keanekaragaman budaya
    h. Membantu budaya lisan
    i. Menjamin akses informasi ke masyarakat
    j. Menyediakan informasi bagi perusahaan, asosiasi dan kelompok pemerhati
    k. Memberikan kemudahan dalam pengembangan ketrampilan dan ketidakbutaan informasi dan komputer
    l. Membantu dan aktif dalam kegiatan pemberantasan buta huruf pada semua tingkatan
    Perpustakaan Umum di Indonesia banyak didirikan di Daerah Tingkat II, Kecamatan dan desa. Departemen yang bertanggung jawab pada pendirian dan pengelolaan perpustakaan umum adalah Departemen Dalam Negeri dan jajarannya di daerah.

    3. Perpustakaan Sekolah
    Berdasarkan Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional No,.2 Tahun 1989 maka di setiap sekolah harus menyediakan sumber belajar/perpustakaan. Penekanan tujuan keberadaan perpustakaan sekolah yaitu pada aspek edukatif dan rekreatif/kultural
    Dilihat dari aspek koleksinya banyak perpustakaan sekolah yang hanya memiliki buku paket bidang studi yang merupakan bahan ajar atau buku teks yang dipakai dalam pengajaran, buku yang lain sangat kurang bahkan tidak ada. Ironisnya lagi banyak guru/pengajar yang berprinsip tanpa perpustakaan proses belajar mengajar berjalan lancar.Jika hal-hal seperti itu tetap dipertahankan maka jaminan peningkatan hasil dari pendidikan di kalangan sekolah sulit diharapkan’
    Menurut hasil penelitian yang pernah dilakukan oleh Bidang Perpustakaan Sekolah, Pusat Pembinaan Perpustakaan Diknas terhadap keberadaan perpustakaan sekolah menunjukkan hal-hal sebagai berikut:
    a. Banyak sekolah yang belum menyelenggarakan perpustakaan
    b. Perpustakaan sekolah yang yang ada kebanyakaan belum menyelenggarakan layanan secara baik, kurang membantu proses belajar mengajar dan sering berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku belaka.
    c. Ada sejumlah kecil perpustakaan sekolah yang kondisinya cukup baik tetapi belum terintegrasi dengan kegiatan belajar mengajar
    d. Keberadaan dan kegiatan perpustakaan sekolah sangat tergantung dari sikap kepala sekolah sebagai pemegang kebijakan dalam segala hal.
    e. Kebanyakan perpustakaan sekolah tidak memiliki pustakawan (tenaga pengelola tetap), sering hanya dikelola oleh seorang guru yang setiap saat dapat dimutasikan
    f. Pekerjaan di perpustakaan dianggap kurang terhormat sehingga kurang disukai, bahkan dianggap sebagai pekerja kelas dua. Oleh karena itu, ada perpustakaan yang pengelolanya diserahkan kepada petugas tata usaha sebagai tugas sampingan
    g. Koleksi perpustakaan sekolah umumnya tidak bermutu dan belum terarah sesuai dengan tujuannya.
    h. Layanan perpustakaan sekolah belum dilaksanakan dengan baik karena kurangnya SDM yang terdidik dalam bidang perpustakaan.
    i. Dana yang dialokasikan untuk pembinaan dan pengembangan perpustakaan sangat terbatas
    j. Banyak sekolah yang tidak mempunyai ruang khusus untuk perpustakaan
    Beberapa fungsi perpustakaan sekolah yaitu :
    a. Sebagai sumber kegiatan belajar
    b. Membantu peserta didik memperjelas dan memperluas pengetahuannya pada setiap bidang studi
    c. Mengembangkan minat dan kebiasaan membaca yang menuju kebiasaan belajar mandiri
    d. Membantu anak untuk mengembangkan bakat, minat dan kegemarannya.
    e. Membiasakan anak untuk mencari informasi di perpustakaan.
    f. Perpustakaan sekolah merupakan tempat untuk memperoleh bahan rekreasi sehat melalui buku-buku bacaan yang sesuai dengan tingkat umur kecerdasan anak.
    g. Perpustakaan sekolah memperluas kesempatan belajar bagi peserta didik.
    4. Perpustakaan Perguruan Tinggi
    Merupakan unit pelaksana teknis/UPT perguruan tinggi bersama dengan unit yang lain turut melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi dengan cara memilih, menghimpun, mengolah, merawat serta melayangkan sumber informasi kepada lembaga induknya pada khususnya dan masyarakat akademis pada umumnya
    Dilihat dari konsep manajemennya maka perpustakaan Perguruan Tunggi memiliki : (a) Misi ( mission), (b) Sasaran (goals), (c) Tujuan (objectivies), (d) Kegiatan (activities), (e) Program (programmed)
    Tujuan perpustakaan Perguruan Tinggi adalah :
    a. Memenuhi keperluan informasi pengajar dan mahasiswa
    b. Menyediakan bahan pustaka rujukan pada semua tingkat akademis
    c. Menyediakan ruang bagi pemakai
    d. Menyediakan jasa peminjaman serta menyediakan jasa informasi aktif bagi pemakai
    5. Perpustakaan Khusus
    Merupakan perpustakaan yang memiliki koleksi pada subjek-subjek khusus/tertentu
    Adapun ciri-ciri perpustakaan khusus sebagai berikut ;
    a. Memberi informasi pada badan induknya, dimana perpustakaan itu didirikan
    b. Tempatnya digedung –gedung penelitian, asuransi, agen-agen serta badan usaha yang mengarah ke kegiatan bisnis
    c. Melayani pemakai khusus pada organisasi induknya
    d. Cakupan subjeknya terbatas/khusus
    e. Ukuran perpustakaannya relatif kecil
    f. Jumlah koleksinya relatif sedikit
    Biasanya perpustakaan khusus berfungsi juga sebagai pusat informasi, yaitu memiliki hal-hal berikut :
    a. Informasinya luas luas, baik yang standar maupun yang tidak standar
    b. Pengawasannya lebih mudah dalam bidang subjeknya serta lebih efisien
    c. Peranannya lebih besar dalam laporan usaha penerbitan untuk review dan penelitian
    d. Terdapat spesialisasi subjek,
    e. Teknik pelayanannya menegembangkan teknologi dan dokumentasi dengan komputer
    f. Merupakan pusat yang bertanggung jawab terhadap semua jasa informasi sistem maupun subsistem
    Kegiatan penting yang dilaksanakan pada perpustakaan khusus adalah :
    a. Pengadaan
    b. Organisasi bahan pustaka
    c. Pemrosesan (pengolahan) informasi dan materi
    d. Diseminasi informasi dan jasa pemakai

    sumber bacaan :
    Nasution, Sabirin. 1986. Pengantar IlmuPerpustakaan. Medan : Panitia Penataran Perpustakaan Pemda Tk I dan PemdaTk II

    Rompas, J.P. 1985. Pengantar Organisasi Perpustakaan. Jakarta : Lembaga Perpustakaan Dokumentasi dan Informasi.

    Purwono, dkk. 2009. Materi Pokok Perpustakaan dan Kepustakawanan Indonesia 1-6; PUST2132. Jakarta : Universitas Terbuka

  2. Sedikit Menambahkan materi.
    SUMBER : Drs. IBRAHIM BAFADAL,M.Pd ( Judul Pengelolaan Perpustakaan Sekolah)
    SUHARYOTO,A.ma.Pust (Judul Mengenal dan Mengelola Perpustakaan)

    KONSEP DASAR PERPUSTAKAAN SEKOLAH

    A. PENGERTIAN PERPUSTAKAAN
    Perpustakaan diartikan sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual ( Sulistyo, Basuki ; 1991 ).
    Ada dua unsur utama dalam perpustakaan, yaitu buku dan ruangan. Namun, di zaman sekarang, koleksi sebuah perpustakaan tidak hanya terbatas berupa buku-buku, tetapi bisa berupa film, slide, atau lainnya, yang dapat diterima di perpustakaan sebagai sumber informasi. Kemudian semua sumber informasi itu diorganisir, disusun teratur, sehingga ketika kita membutuhkan suatu informasi, kita dengan mudah dapat menemukannya.
    Perkembangannya menempatkan perpustakaan menjadi sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya. Dari istilah pustaka, berkembang istilah pustakawan, kepustakaan, ilmu perpustakaan, dan kepustakawanan yang akan dijelaskan sebagai berikut :
    1. Pustakawan : Orang yang bekerja pada lembaga – lembaga perpustakaan atau yang sejenis dan memiliki pendidikan perpustakaan secara formal.
    2. Kepustakaan : Bahan – bahan yang menjadi acuan atau bacaaan dalam menghasilkan atau menyusun tulisan baik berupa artikel, karangan, buku, laporan, dan sejenisnya.
    3. Ilmu Perpustakaan : Bidang ilmu yang mempelajari dan mengkaji hal – hal yang berkaitan dengan perpustakaan baik dari segi organisasi koleksi, penyebaran dan pelestarian ilmu pengetahuan teknologi dan budaya serta jasa- jasa lainnya kepada masyarakat, hal lain yang berkenaan dengan jasa perpustakaan dan peranan secara lebih luas.
    4. Kepustakawanan : Hal – hal yang berkaitan dengan upaya penerapan ilmu perpustakaan dan profesi kepustakawanan.

    B. PENGERTIAN PERPUSTAKAAN MENURUT AHLI
    1. Menurut IFLA (International of Library Associationsand Institutions) “Perpustakaan merupakan kumpulan bahan tercetak dan non tercetak dan atau sumber informasi dalam komputer yang tersusun secara sistematis untuk kepentingan pemakai.”
    2. Menurut sutarno NS, MSi. “perpustakaan adalah suatu ruangan, bagian dari gedung/bangunan, atau gedung itu sendiri, yang berisi buku-buku koleksi, yang disusun dan diatur sedemikian rupa sehingga mudah dicari dan dipergunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan untuk pembaca.”
    3. Menurut c. larasati milburga, dkk, “perpustakaan adalah suatu unit kerja yang berupa tempat menyimpan koleksi bahan pustaka yang diatur secara sistematis dengan cara tertentu untuk digunakan secara berkesinambungan oleh pemakainya sebagai sumber informasi.”
    4. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) “Perpustakaan berasal dari kata dasar “pustaka” yang berarti pustaka atau buku. “Perpustakaan” artinya kumpulan buku (bacaan dsb).
    5. Dalam UU No.43 tahun 2007 tentang perpustakaan disebutkan bahwa: Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak,dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. Secara garis besar, ada kesamaan dalam lima pengertian perpustakaan tersebut, yaitu kumpulan buku yang diatur secara sistematis. Oleh sebab itu, mengatur buku-buku dengan baik dan sistematis merupakan hal paling dasar dalam penataan ruang utama perpustakaan. Perpustakaan umum adalah perpustakaan yang diperuntukkan bagi masyarakat luas sebagai sarana pembelajaran sepanjang hayat tanpa membedakan umur, jenis kelamin, suku, ras, agama, dan status sosial-ekonomi.

    C. MACAM-MACAM PERPUSTAKAAN
    Pada dasarnya, perpustakaan terbagi atas 5 jenis umum, yaitu : perpustakaan umum, khusus, sekolah, perguruan tinggi dan nasional. Dari kelima jenis perpustakaan tersebut, masing-masing memiliki fungsi dan tujuannya tersendiri. Dan untuk memahami hal tersebut, ada baiknya kita mengetahui definisi dari masing-masing perpustakaan tersebut terlebih dahulu.
    1. Perpustakaan Umum
     Perpustakaan umum merupakan perpustakaan yang bertugas mengumpulkan, menyimpan, mengatur dan menyajikan bahan pustakanya untuk masyarakat umum. Perpustakaan umum diselenggarakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa memandang latar belakang pendidikan, agama, adat istiadat, umur, jenis dan lain sebagainya, maka koleksi perpustakaan Umum pun terdiri dari beraneka ragam bidang dan pokok masalah sesuai dengan kebutuhan informasi dari pemakainya.
    2. Perpustakaan Khusus
     Perpustakaan khusus adalah salah satu jenis perpustakaan yang dibentuk oleh lembaga (pemerintah/swasta) atau perusahaan atau asosiasi yang menangani atau mempunyai misi bidang tertentu dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan pustaka/informasi di lingkungannya dalam rangka mendukung pengembangan dan peningkatan lembaga maupun kemampuan sumber daya manusia.
    3. Perpustakaan Sekolah
     Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang tergabung pada sebuah sekolah dikelola sepenuhnya oleh sekolah yang bersangkutan, dengan tujuan utama untuk membantu sekolah untuk mencapai tujuan khusus sekolah dan tujuan pendidikan pada umumnya.
    4. Perpustakaan Perguruan Tinggi
     Perpustakaan perguruan tinggi ialah perpustakaan yang terdapat pada perguruan tinggi, badan bawahannya, maupun lembaga yang berafiliasi dengan perguruan tinggi, dengan tujuan utama membantu perguruan tinggi mencapai tujuannnya.
    5. Perpustakaan Nasional
     Hingga sekarang, belum ada kesepakatan bersama mengenai apa itu definisi perpustakaan nasional, hanya saja ada kesepakatan mengenai fungsinya, yaitu:
     Menyimpan setiap pustaka yang diterbitkan di sebuah negara.
     Mengumpulkan atau memilih bahan pustaka terbitan lain mengenai negara yang bersangkutan.
     Menyusun bibliografi nasional artinya daftar buku yang diterbitkan di sebuah negara.
     Menjadi pusat informasi negara yang bersangkutan.
     Pusat antar pinjam perpustakaan di negara yang bersangkutan serta antara negara yang bersangkutan dengan negara lain.

    Selain kelima jenis perpustakaan tersebut, terdapat lagi dua jenis perpustakaan yang sedang booming pada saat ini, yaitu perpustakaan digital dan hibrida.
    1. Perpustakaan Digital
     Perpustakaan digital adalah perpustakaan dimana seluruh koleksinya sudah berbentuk digital. sementara menurut Digital Library Federation di Amerika Serikat memberikan definisi perpustakaan digital sebagai organisasi-organisasi yang menyediakan sumber-sumber, termasuk staff dengan keahlian khusus, untuk menyeleksi, menyusun, menginterpretasi, memberikan akses intelektual, mendistribusikan, melestarikan, dan menjamin keberadaan koleksi karya-karya digital sepanjang waktu sehingga koleksi tersebut dapat digunakan oleh komunitas masyarakat tertentu atau masyarakat terpilih, secara ekonomis dan mudah.
     Berdasarkan International Conference of Digital Library 2004,konsep Perpustakaan digital adalah sebagai perpustakaan elektronik yang informasinya didapat, disimpan, dan diperoleh kembali melalui format digital. Perpustakaan digital merupakan kelompok workstations yang saling berkaitan dan terhubung dengan jaringan (networks) berkecepatan tinggi. Perpustakaan digital ini banyak dikembangkan oleh perpustakaan-perpustakaan Universitas di Amerika Serikat.
    2. Perpustakaan Hibrida
     Perpustakaan hibrida adalah perpustakaan dimana koleksinya terdiri dari koleksi cetak dan juga koleksi elektronik. Sementara teknologi yang digunakan sebagai pendukung dalam aktivitas perpustakaan seperti temu kembali informasi. Proyek perpustakaan hibrida ini terutama banyak dikembangkan oleh perpustakaan-perpustakaan universitas di Inggris. Perbedaan yang mendasar antara perpustakaan digital dan perpustakaan hibrida adalah tentunya jenis koleksinya, dimana perpustakaan digital seluruh koleksinya berbentuk digital sementara koleksi untuk perpustakaan hibrida ada 2 jenis yaitu cetak dan elektronik. Selain itu, perpustakaan digital tidak memerlukan sebuah bangunan (gedung) untuk koleksinya, karena user hanya tidak mengakses saja lewat internet, sementara perpustakaan hibrida masih memerlukan sebuah gedung untuk menempatkan koleksinya. Tentunya perpustakaan hibrida ini membutuhkan pustakawan atau ahli informasi untuk membantu para penggunanya sementara perpustakaan digital tidak membutuhkan pustakawan karena memang sifatnya yang seperti itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>